Yogyakarta — Tim Adiwiyata SMA Negeri 6 Yogyakarta melaksanakan kegiatan rutin pada Jumat, 27 Februari 2026, dengan melibatkan seluruh siswa kelas XI. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif siswa dalam menjaga kelestarian lingkungan sekolah melalui berbagai program kerja dari masing-masing divisi Adiwiyata.
Kegiatan penyampaian materi dari Divisi Bank Sampah mengenai cara pemilahan sampah yang baik dan benar. Para siswa diberikan pemahaman tentang pengelompokan sampah organik dan anorganik serta pentingnya pengelolaan sampah sebagai upaya mengurangi pencemaran lingkungan.
Selanjutnya, Divisi Losida dan Biopori memaparkan program kerja yang telah dan akan dilaksanakan. Dalam pemaparannya, dijelaskan manfaat lubang resapan biopori dan inovasi losida sebagai solusi pengolahan sampah organik sekaligus menjaga kesuburan tanah dan daya resap air di lingkungan sekolah.
Divisi Konservasi Air melakukan kegiatan pengecekan kamar mandi di area sekolah. Para siswa diajak untuk memastikan tidak ada kebocoran kran serta mengingatkan pentingnya penggunaan air secara bijak sebagai bagian dari budaya hemat air.
Sementara itu, Divisi Kantin dan Inovasi mempelajari tutorial pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi produk yang lebih bermanfaat dan ramah lingkungan. Kegiatan ini memberikan wawasan kepada siswa mengenai pengolahan limbah rumah tangga yang berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.
Di sisi lain, Divisi Konservasi Energi menyampaikan program kerja sekaligus materi tentang pentingnya penghematan energi listrik di lingkungan sekolah. Siswa diimbau untuk mematikan lampu dan peralatan elektronik saat tidak digunakan sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
Kegiatan praktik juga dilaksanakan oleh Divisi TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di lahan penanaman. Para siswa melakukan perawatan dan penanaman berbagai tanaman obat sebagai bagian dari upaya penghijauan sekaligus pemanfaatan lahan sekolah secara produktif.
Divisi Green House melaksanakan kegiatan perawatan tanaman di rumah kaca sekolah. Siswa membersihkan area, menyiram, serta memastikan tanaman tumbuh dengan baik dan terawat.
Tidak kalah menarik, Divisi Komposting memberikan pemaparan materi mengenai sabun dari eco enzym, yaitu produk ramah lingkungan hasil fermentasi limbah organik yang dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami.
Sebagai penutup, Divisi Daur Ulang membagi siswa ke dalam beberapa kelompok untuk pembuatan karya kreasi berbahan dasar barang bekas. Kegiatan ini dipandu oleh guru pembimbing dan dibantu oleh siswa kader MWGSc di SMA Negeri 6 Yogyakarta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa kelas XI semakin memahami pentingnya peran aktif dalam menjaga lingkungan serta mampu menerapkan kebiasaan ramah lingkungan baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Semangat kolaborasi dan kepedulian yang ditunjukkan menjadi bukti komitmen sekolah dalam mewujudkan budaya peduli dan berwawasan lingkungan.
Penulis : Hafidh Ibnu Setiawan, S.Pd.,Gr
Editor : Dinar Pangesti, S.Pd.,Gr
EN
ID