Yogyakarta – Langit pagi yang cerah pada 14 Juli 2025 menjadi saksi dimulainya perjalanan baru bagi ratusan siswa baru SMA Negeri 6 Yogyakarta. Dengan seragam putih abu-abu yang rapi dan wajah penuh rasa ingin tahu, mereka memasuki halaman sekolah untuk mengikuti pembukaan resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Alunan yel-yel semangat menggema, disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMAN 6 Yogyakarta, Ibu Sri Moerni, S.Pd., M.Pd., yang memberikan pesan motivasi agar para siswa siap menapaki jenjang pendidikan baru dengan disiplin, kreativitas, dan semangat juang tinggi.
Tahun ini, MPLS SMAN 6 Yogyakarta mengusung jargon "Muda Wijaya: Religius Mengimani, Cerdas pintar berprestasi, Cintai bumi", yang menjadi roh kegiatan selama lima hari pelaksanaan. Jargon ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan cerminan karakter yang diharapkan tumbuh pada diri setiap siswa—berakhlak mulia, unggul dalam prestasi, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan MPLS yang berlangsung hingga 19 Juli 2025 ini diisi dengan rangkaian materi inspiratif dari berbagai instansi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan pembekalan kesiapsiagaan bencana, mengajarkan langkah-langkah penyelamatan diri serta kepedulian terhadap sesama. Kepolisian Kecamatan Terban membawakan materi penting mengenai ketertiban dan keamanan di lingkungan sekolah. Puskesmas hadir memberikan edukasi tentang kesehatan remaja, pola hidup bersih, dan pencegahan penyakit.
Tidak ketinggalan, Bank BPD DIY memperkenalkan literasi keuangan untuk membekali siswa dengan keterampilan mengelola keuangan sejak dini. Pihak sekolah juga memberikan materi penguatan, meliputi tata tertib, visi dan misi sekolah, budaya positif, serta pembinaan karakter khas SMAN 6 Yogyakarta. Seluruh materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, simulasi, hingga permainan edukatif yang membuat suasana belajar terasa menyenangkan.
Lebih dari sekadar agenda tahunan, MPLS ini menjadi ajang pembentukan kebersamaan. Melalui kerja sama kelompok, diskusi, dan berbagai aktivitas bersama, siswa baru mulai membangun rasa kekeluargaan yang akan menjadi fondasi dalam perjalanan mereka di sekolah ini.
Kepala Sekolah SMAN 6 Yogyakarta, Ibu Sri Moerni, S.Pd., M.Pd., menyampaikan, "MPLS bukan hanya tentang mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga tentang membangun karakter, menanamkan nilai religius, memacu prestasi, dan menumbuhkan kepedulian terhadap bumi. Harapan kami, siswa baru dapat menghidupi nilai-nilai ini dalam keseharian mereka."
Dengan berakhirnya MPLS, para siswa baru resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 6 Yogyakarta. Harapannya, mereka tidak hanya membawa pulang ilmu yang diperoleh, tetapi juga semangat untuk menghidupi nilai-nilai dalam jargon "Muda Wijaya: Religius Mengimani, Cerdas pintar berprestasi, Cintai bumi" di setiap langkah, demi meraih prestasi dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.